PEPADANG BAKAL TUMEKA angrantu sinambi jumangkah ing dalan kang peteng kebak sandungan mecaki lurung lurung kang dawa satengahing ara-ara samun bumi kang kapidak kebak sinengker anggawa ganda bacin manuk manuk dhandhang kekitrang wayah sore peteng kang gemuleng ing angganing manungsa
Sabtu, 10 Desember 2011
SENJA ITU AMBANG HIDUP DAN MATI
Jalanan yang dilalui adalah sebuah jalan setapak di mana kanan kiri masih banyak berdiri pohon-pohon besar yang mungkin usianya sudah ratusan tahun, alam seraya memberikan suport kekuatan ketika mengiringi derap langkah kaki ini, acap kali ternampak babi hutan yang cukup besar berlarian menjauh dariku mungkin karena terkejut dan ketakutan. Suasana alam yang rindang oleh kayu-kayu tua dan semak-semak yang tebal menjadikan kesunyian perjalanan itu semakin terasa,...namun kesejukan dan kerindangannya menjadikan satu kekuatan akan sebuah tujuan. Sepanjang dan selama perjalanan alam pikiranku senantiasa jauh melang-lang akan masa depan apa yang terjadi untuk diriku, ketika realita sangat jauh dengan angan-angan ini.
Dalam perantauan ini sungguh sesuatu yang amat berat dan sulit untuk menapaki secercah harapan yang berbuah manis manakala ingat akan keseharianku hanyalah sebagai guru honor di UPT transmigrasi di Tallo, yang sumber daya alamnya cukup minus dan nyaris tidak ada pendapatan yang bisa maksimal dalam memenuhi hajat hidup warga trasmigrasi. Mengapa bukan sesuatu yang minus kalau hanya mengandalkan hasil rotan yang harus dicarinya di dalam hutan rimba yang notabene jauh dari tempat tinggal warga. Sementara hasil pertanian hanya mengandalkan tanah gersang tadah hujan, yang hanya bisa ditanami singkong dan palawija, itupun harus membutuhkan penanganan yang serius bagi petani yang memang benar-benar paham dan telaten dalam mengolahnya, dengan tidak mengenal capek dalam seharian di ladang.
Ketika teringat menjadi seorang guru honor di lokasi trans yang terisolir adalh sebuah pengalaman yang sangat berharga, anak-anak yang polos dan lugu dengan segala keterbatasannya, mereka rajin dan giat dalam segala aktivitas kegiatan sekolahnya, sesekali saya tersenyum sendiri dalam perjalanan ini disaat terlintas dalam benak hatiku, kala itu sepulang dari acara perayaan HUT RI bersama SD-SD satu gugus ada seorang ibu guru yang masih gadis hendak ikut bersama mendapingi siswa-siswi SD untuk mengisi acara tersebut, namun dengan alasan guru pendamping diperbolehkan hanya dua maka ibu tersebut tidak jadi ikut. Dalam rombongan siswa siswi SD yang mewakili adalah murid kelas VI yang rata-rata perempuan dan sudah besar-besar,. Bersambung,.....................
10 Ciri Guru Profesional.
1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.
2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.
3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.
4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.
5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.
6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.
7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.
8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.
9. Selalu memberikan yang terbaik untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.
10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.
Refleksi untuk Anda
2. Jika anda punya rekan baru, bimbinglah dan berikan support dan dukungan untuk maju dengan cara selalu berkomentar positip untuk hal-hal yang dilakukannya. Tempatkan diri anda pada dirinya, maka anda akan menjadi rekan kerja yang supportif dan mau mengerti.
3. Saat rapat, usahakan lah memberikan ide yang terbaik, masalahnya bukan pada diterima atau tidak, tapi sudahkah anda belajar meyakinkan orang lain bahwa ide andalah yang terbaik. Hal yang terbaik ketika meyakinkan rekan sekerja adalah dengan menggunakan data yang berupa hasil riset.
4. Jadilah guru yang berpikiran terbuka atas ide atau pendapat orang lain, menyadari kelemahan dan kekuatan diri kita sendiri, dijamin makin hari wawasan dan kualitas diri kita sebagai guru akan bertambah.
5. Ciptakan jaringan bagi diri sendiri yang membuat anda semakin hari berubah kearah guru yang lebih baik. Gunakan situs pertemanan seperti facebook untuk membuat jaringan pada pribadi-pribadi yang membuat anda bersemangat untuk maju. Jangan gunakan situs pertemanan untuk pelarian ketika anda mempunyai masalah dengan rekan sekerja di sekolah. Sambil berusaha sedikit demi sedikit menyelesaikan hal yang mungkin menjadi ganjalan , buktikan bahwa jika anda tidak mendapatkan support yang baik disekolah anda bisa mendapatkannya dengan bantuan teknologi.
6. Semua guru berbeda, seperti juga terhadap siswa, sebagai rekan kita semestinya menjadikan perbedaan itu sebagai anugrah. Dengan menyadari perbedaan, pikiran kita akan lebih cepat terbuka ketika menerima kritik, masukan dan ide dari rekan sekerja. Saat yang sama kita menjadi lebih jujur mengenai kelebihan dan tidak malu mengatakan kekurangan sebagai pribadi.
7. Jangan takut untuk dibicarakan oleh orang lain ‘dibelakang’. Terkadang sebagai guru, hanya karena takut dibicarakan orang lain dibelakang, guru menjadi malas untuk berinovasi dan melakukan sesuatu dengan cara yang kreatif dan beda. Padahal jika sebagai guru, kita yakin bahwa hal yang kita lakukan demi kebaikan siswa, untuk apa pusing mendengarkan pendapat orang lain. Mari mensucikan niat bahwa semua hal yang terbaik yang kita lakukan adalah demi mempersiapkan masa depan siswa, bukan demi karier, demi dipuji rekan, atasan dan orang tua siswa.